5 Alasan Mengapa Kita Harus Menghormatilah Ibu-Ibu yang Naik Motor

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ibu berarti yang utama di antara beberapa hal lain; yang terpenting. Karena itulah, di mana pun dan kapan pun kita harus selalu mementingkan sosok ibu ini. Apalagi jika “ibu-ibu” tersebut sedang mengendarai motor. Berikut ini Bang Fuji beberkan beberapa alasan mengapa kita harus menghormati dan memaklumi ibu-ibu pemotor walaupun mereka salah.

Ibu-Ibu Jalanan (2)

1. Mereka sangat sibuk jadi banyak pikiran

Kita harus maklum bahwa kesibukan dan tugas sebagai seorang ibu, terkadang membuat mereka sedikit pelupa serta kurang konsentrasi. Jadi salah pencet tombol sein adalah hal yang “wajar”.

Kalo nemuin yang kayak gini di jalan, cuma ada dua pilihan. Satu, berhenti, matiin mesin, trus ngopi di warung. Kedua, ga ada pilihan kedua, itu cuma mitos.

2. Ingat pepatah “Ladies First”

Pepatah mengatakan wanita harus selalu diprioritaskan dan didahulukan, apalagi ini ibu-ibu. Ingat tata krama!

Ibu-Ibu Naik Motor (1)

Jadi kalau ketemu di jalan, biarin ibu-ibu jalan duluan. Kalo disalip, pelanin dan minggirin kendaraan, biarin beliau melenggang bebas.

Jangan punya pikiran buat nyalip! Pokoknya jangan!

3. Tugas mereka sangat banyak

Dengan kesibukannya yang segudang dan hampir 24 jam, kita harus mengerti ketika para ibu terkadang membawa motor dengan tergesa-gesa, “agak” sembrono, dan “sedikit” melanggar aturan. Jadi sebagai pengendara yang baik, kita harus maklum jika ada ibu-ibu yang ngerem mendadak, belok tanpa tanda dan menukik tajam, serta menyalip tanpa jarak.

Ibu-Ibu Naik Motor (3)

Ibu-ibu mah bebas, mau ngerem mendadak, nyalip tanpa ngasih jarak, bahkan belok ngedadak. Kita hanya bisa berdoa supaya kita gak kena batunya.

Ada kejadian nyata di Ciamis, seorang pemotor ibu-ibu berhasil membuat truk menabrak mobil sedan. Serem!!!

Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Ciamis-Tasikmalaya tepatnya di jalan Banagara, Ciamis. Kecelakaan tersebut terjadi Senin (15/8) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kecelakaan bermula truk dengan nopol Z 1520 W yang dikendarai oleh Toni (46) berasal dari jalan benda, Tasikmalaya usia mengantarkan bahan bangunan dari Ciamis.

Menurut Toni, truk yang dikendarainya melaju dari arah Ciamis ke Tasikmalaya. Saat di daerah Banagara, Ciamis tiba-tiba ada sepeda motor Mio warna hijau yang dikendarai seorang ibu menyalip truknya. Lalu sepeda motor Mio tersebut berhenti mendadak di depan truknya.

Akibatnya Toni pun berhenti mendadak menghindari sepeda motor di depannya. Namun mobil mengalami oleng ke tengah jalan.

Sementara itu, dari arah Tasikmalaya-Ciamis melaju mobil sedan Daihatsu Charade dengan nopol Z 1520 WS yang dikendarai oleh Suryanto (32) asal Kalapajajar, Ciamis dan satu orang rekan kerjanya yang bernama Ami. Mobil sedan pun menghantam depan mobil truk.

“Saya dari arah Tasikmalaya mau ke kantor yang di Banjar. Saya udah di jalur yang benar karena memang dari arah sana (Ciamis) ada mobil truk yang menghindari sepeda motor jadi mobil saya ketabrak, jelasnya.

Dalam kecelakaan tersebut Rudi (33) kernet mobil truk mengalami benturan di kepala.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Peristiwa kecelakaan tersebut masih dalam penanganan polisi. Dan pengendara sepeda motor Mio warna hijau yang melarikan diri masih ditangani oleh kepolisian Polres Ciamis.

Truk aja takut, apalagi kita…

4. Demi keluarga mereka berjuang

Bagi seorang ibu keluarga adalah segalanya, jadi demi keluarga mereka berani melakukan hal-hal tidak terduga, berbahaya, dan di luar logika, seperti tidak memakai helm serta dsb. dll.

Ibu-Ibu Naik Motor (4)

Saya no komen, ga tau sama Mas Anang …

Ibu-Ibu Naik Motor (2)

Bukan saya yang moto, Bu. Beneran …

5. Ibu-ibu menyayangi pengendara lainnya

Ketika ibu-ibu memarahi pengendara lain di jalan raya, itu karena beliau menyayangi pengendara tersebut.

Kemarahan seorang ibu adalah kedok kasih sayang mereka. Jadi kalo mereka diklaksonin trus marah, itu karena mereka ga mau aki kamu cepet abis, ntar keluar duit buat ganti atau cas. Dan seterusnya, dan lain-lain.

Tidak semua ibu-ibu melakukan hal-hal yang Bang Fuji tuliskan di atas, hanya sebagian besar saja. Bahkan pemotor lainnya pun pernah melakukan hal yang lebih parah, contohnya pacaran sambil selfie sambil BBMan sambil makan cilok sambil pegang gas sambil pegang rem sambil pegang an … Hahahaha

Semoga semua kita semua menjadi pengendara yang taat aturan, dijauhkan dari pengendara yang tidak mentaati aturan, diselamatkan dari mara bahaya di jalan raya, dan diselamatkan dari janda dan gadis minim busana. Aamiin.

Artikel ini dibuat hanya untuk hiburan semata. Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh tentang pembahasan ini, silakan baca buku atau sumber informasi yang ada di bagian referensi. Terima kasih.

REFERENSI
Artikel:
Warta Priangan. Gara-Gara Ibu-Ibu, Sedan Hantam Truk di Ciamis. Diakses pada tanggal: 08/10/2016
Gambar:
Berbagai sumber

Satu tanggapan untuk “5 Alasan Mengapa Kita Harus Menghormatilah Ibu-Ibu yang Naik Motor

Beri Komentar